30 CARA BELAJAR YANG BAIK DAN BENAR
Berikut ini adalah tips belajar yang baik dan benar:
1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih
menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri
sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang
dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak
berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman
yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan
pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran
yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang
sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.
2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas
atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di
mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media
mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.
3. Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik.
Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana
pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita
lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target
pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Buat rencana belajar yang
diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar
yang baik.
4. Disiplin Dalam Belajar
Apabila kita telah membuat
jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti
belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi
penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka
jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan
tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game
dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga
dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika
dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih
game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi
ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.
5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau
orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika
bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang
kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal
yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin
ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang
benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman.
6. Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan.
Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan
nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca
kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti.
Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri
sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan
kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.
7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika
belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum
siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat
contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena
jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan,
terutama bagi anak-anak.
8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian.
Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan
bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung
untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan
selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan
memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.
9. Jadilah seorang pemimpin. Latihlah rasa tanggung jawabmu.
Apabila guru meminta bantuanmu untuk mengerjakan sesuatu misalnya
membersihkan kelas, jangan ragu untuk menerimanya. Ajak beberapa teman
kelas dan pimpin mereka untuk membersihkan kelas bersama-sama.
10. Mendengarkan penjelasan guru dengan baik.
Jawablah setiap pertanyaan yang diajukan oleh guru apabila kamu
mengetahui jawabannya. Jangan menunggu guru untuk memanggil kamu untuk
menjawab pertanyaan.
11. Jangan malu untuk bertanya.
Selalu ajukan pertanyaan kepada guru apabila tidak mengerti tentang sesuatu hal.
12. Kerjakan PR
Kerjakan PR dengan baik, jangan selalu mencari alasan untuk tidak
mengerjakannya. Jangan malas mengerjakan PR dengan alasan lupa atau
menunda-nunda mengerjakannya. Enak kan kalau kita cepat mengerjakan PR,
jadi masih punya banyak waktu untuk bermain dan nonton TV deh!
13. Selalu Mengulang Pelajaran yang Sudah diajarkan
Setiap pulang dari sekolah, selalu mengulang pelajaran yang tadi
diajarkan. Nanti sewaktu ada ulangan jadi tidak banyak yang harus
dipelajari! Asyik!
14. Cukup istirahat, makan dan bermain.
Semuanya dilakukan secara berimbang. Setelah pulang sekolah, kita sering
ingin cepat-cepat bermain dan melupakan segala hal penting lainnya,
contohnya makan dan istirahat. Padahal setelah seharian di sekolah, tak
terasa badan kita membutuhkan masukan energi tambahan yang bisa
didapatkan dari istirahat dan makanan yang kita makan. Oleh karenanya
kita harus dapat membagi waktu untuk makan, istirahat dan bermain. Kalau
semuanya dilakukan dengan baik, badan jadi segar setiap hari! Jadi
tidak sering mengantuk di kelas!
15. Banyak berlatih pelajaran yang kurang disukai.
Apabila kamu tidak menyenangi suatu mata pelajaran, contohnya
matematika, maka banyak-banyaklah berlatih, mengikuti kursus atau
belajar berkelompok dengan teman. Sehabis belajar bisa bermain dan
menambah teman baru di tempat kursus. Selain itu, siapa tahu dari kurang
menyukai matematika, kalian malahan menyukainya.
16. Ikutilah kegiatan ektrakurikuler yang kamu senangi.
Cari tahu kegiatan apa yang cocok dan kamu suka. Contohnya apabila
kalian suka pelajaran tae kwon do, cobalah untuk mengikuti kursus dari
kegiatan tersebut, sehingga selain belajar pelajaran-pelajaran yang
diajarkan di sekolah, kalian juga dapat mendapatkan pelajaran tambahan
di luar sekolah.
17. Cari seorang pembimbing yang baik.
Orangtua
adalah pembimbing yang terbaik selain guru. Apabila ada yang kurang
jelas dari keterangan guru di sekolah, kalian dapat menanyakan hal
tersebut kepada orang tua. Selain itu, kalian juga dapat belajar dari
teman yang berprestasi.
18. Jangan suka mencontek teman.
Kalau
mencontek, kamu bisa bodoh karena tidak berpikir sendiri. Lagipula belum
tentu, teman yang kamu contek itu menjawab pertanyaan dengan benar.
Belum lagi kalau ketahuan guru dan teman lain, malu kan? Kalau kamu
rajin belajar, pasti bisa menjawab semua pertanyaan dengan benar
sehingga ulangan dapat nilai baik.
19. Niat dengan sungguh-sungguh
Kalau belajar tidak sungguh-sungguh ataupun tidak niat, yang ada malah
pikiran kita melayang kemana-mana. Entah itu tentang makanan, games,
lawan jenis, dll. Oleh sebab itu, belajar yang baik dimulai dengan niat
yang sungguh-sungguh.
20. Lokasi dan situasi yang kondusif.
Jikalau kita belajar, tidak mungkin kalau kita lakukan di tengah jalan
raya? Ataupun ketika kita sedang makan. Cara yang paling efektif untuk
belajar adalah mencari tempat yang nyaman dan tidak terlalu banyak
gangguan agar kita bisa lebih konsentrasi.
21. Hindari Sikap Tidak Jujur
Sekarang ini banyak siswa membuat catatan untuk mencontek saat ada
ulangan atau ujian. Dengan belajar dengan jadwal yang teratur seorang
murid akan selalu siap jika ada ulangan dadakan dan tidak perlu
mencontek.
22. Metode Imitasi
Proses belajar bisa berjalan
dengan sempurna melalui metode imitasi atau meniru. Metode ini di
realisasikan ketika seorang meniru orang lain atau gurunya, metode ini
sering di gunakan anak kecil untuk melafal kata bahasa dari orang
tuanya, Begitu juga jika ia meniru berbagai perilaku,etika dan tradisi
23. Trial And Error
Manusia juga belajar dari eksperimen pribadi.dia akan berusaha secara
mandiri untuk memecahkan masalah yang di hadapi.terkadang beberapa kali
dia melakukan kesalahan dalam memecahkan masalah, namun dia juga
beberapa kali mencoba untuk melakuakan kembali. Sampai pada akhirnya dia
mampu untuk menyelesaikan permasalahan dengan benar.
24. Conditioning
Manusia bisa belajar dengan pengkondisian. Seseorang di katakan belajar
dengan pengkondisian jika ada stimulun dari indrawi yang merangsangnya.
Ketika itulah seseorang menanggapi stimulus tersebut. Tanggapan yang ia
berikan ialah suatu respon yang juga di barengkan dengan stimulus
netral. Kemudian respon menyertai stimulus netral itu akan di ulang
beberapa kali. Setelah di lakukan pengulangan beberapa kali, kita akan
menjumpai bahwa stimulus netrsl bisa memberikan respon dengan sendirinya
sekalipun stimulus indrawi sudah tidak ada lagi.contoh klasi yang
dilakukan psikolog Rusia Ivan pavlov dalam experimennya yang cukup
masyur. Dia membunyikan lonceng(stimulus netral) pada waktu dia
meletakkan sedikit makanan di mulut anjing(indrawi).biasanya, jika
makanan itu di letakkan di deapn mulut anjing maka anjing tersebut akan
meneteskan air liur(respon).dengan demikian air liur berbarengan dengan
bunyi lonceng. Ketika hal ini di ualnga beberapa kali,maka peneliti
mencoba untuk membunyikan lonceng tanpa meletakkan makanan pada mulut
anjing tersebut. Maka hasilnya anjing tersebut tetap meneteskan air liur
ketika ia mendengar suara lonceng, sebuah respon baru yang belum pernah
di alami oleh anjing. Sekarang anjing tersebut merespon bunyi lonceng
dengan meneteskan air liurnya.padahal sebelum di lakukan eksperimen
anjing tersebut tidak meneteskan air liur kalau hanya mendengar bunyi
lonceng.
25. Metode Berpikir
Proses belajar juga bisa berjalan
sempurna dengan melalui metode berpikir, dengan metode ini seseorang
sering kali mampu menyelesaikan masalah hidupnya, dia akan memilki
kesamaan dan apa saja yang tidak memiliki kemiripan. Dengan demikian dia
akan bisa menarik kesimpulan, dengan pilihan tersebut. Maka pada
kuncinya berilah anak-anak kita pertanyaan yang menurut dia mudah,
dengan demikian anak tersebut akan selalu belajar dan berpikir.
26. Mulailah dari yang “kecil”
Mulailah belajar dari topik yang paling anda kuasai / gampang. Setelah
itu barulah dilanjutkan dengan topik yang lebih “menantang”. Hal ini
dimaksudkan agar kita tidak langsung down dan putus asa jika mengerjakan
soal-soal sulit terlebih dahulu.
27. Sering-seringlah “practice”
Latihan dan latihan itulah kunci untuk mahir dalam suatu mata
pelajaran. Semakin banyak anda mengerjakan dan memahami soal semakin
terbiasa pula anda dalam mengerjakannya.
28. Fokus
Ketika
belajar, kita dituntut untuk serius. Jangan setengah hati. Karena
pikiran kita tidak dapat melakukan / memikirkan beberapa kegiatan / hal
dalam satu waktu.
29. Mohon bimbingan-NYA
Jangan lupa
banyak-banyak berdoa. Karena selain dari nilai religi-nya, hal tersebut
dapat membuat kita lebih fokus ketika belajar dan dapat membuat pikiran
kita lebih tenang.
30. Menggunakan Media dan Sumber-Sumber Yang Relevan
Jika kita hanya menggunakan 1 buku sebagai bahan patokan untuk belajar.
Apapun hasil yang kita dapat belum tentu maksimal. Untuk itulah,
cobalah untuk mencari-cari hal yang terkait kita pelajari dengan
menggunakan Sumber dan Media yang sudah ada. Kita bisa mencarinya denagn
menggunakan Internet, Koran, Buku lain, Majalah, dan lain-lain. Tentu
kita juga tidak mau ilmu yang kita dapat hanya segitu saja karena hanya
mempunyai 1 buku atau sumber yang tidak lengkap. Untuk itulah, Sumber
dan Media hanyalah sebagai pelengkap dalam belajar yang baik dan benar.
all the best moment
Minggu, 25 Januari 2015
Cara Memilih Jurusan Kuliah Yang Tepat
1. Kemampuan di Bidang Tersebut
Pastikanlah kalian memilih jurusan studi kuliah nanti di bidang yang kalian kuasai. Janganlah kalian mengambil resiko besar dalam jurusan hanya karena masalah gengsi dan hal - hal konyol lainnya. Jika dari awal kalian sudah kepayahan dalam hal tersebut maka kalian akan berakhir di 3 pilihan yaitu, kalau tidak mati muda, cepat tua, atau cepat botak! Yah namanya juga makan hati. Jika kalian memiliki keahlian dan minat di bidang teknologi jangan ragu untuk mengambil jurusan sistem informasi atau elektronik. Dengan memilih jurusan studi yang sesuai dengan kemampuan kalian, kalian tentu akan senang dalam menjalani hari - hari masa kuliah kalian. IP tinggi pun akan cenderung mudah didapat karena kalian memang memiliki kemampuan di bidang tersebut.
2. Ketertarikan dan Minat
Banyak sekali orang - orang yang mengambil jurusan studi kuliah didasarkan pada prospek kerja di masa depan oleh jurusan studi tersebut. Namun, kalian jangan lupa juga bahwa hal yang paling penting dan mendasar dalam menetukan pilihan jurusan studi kuliah adalah minat dan ketertarikan kalian terhadap bidang tersebut. Jika kalian memiliki ketertarikan akan bidang tersebut maka sepusing - pusingnya kalian, kalian tetap akan menikmatinya dan merasa senang sekaligus bangga. Dengan begitu maka penguasaan materi pun akan terasa mengalir, dan hasilya saat kalian sudah lulus, kalian akan menjadi lulusan yang menguasai teori bidang tersebut dengan baik. kompeten dalam implementasi praktek, siap bersaing secara global, serta memiliki minat ketertarikan yang besar akan bidang tersebut. Nothing to lose, isn't it?
3. Faktor Uang
Ini bisa jadi merupakan faktor yang tidak bisa kalian sangkal. Sebaiknya kalian harus perhitungkan masalah uang dalam memilih jurusan studi kuliah kalian. Kalian harus menghitung kira - kira apakah kalian sanggup dengan biaya kuliah di universitas tersebut. Terlebih lagi jika kalian memilih untuk kos, maka biaya hidup di kos tentu harus dipertimbangkan juga. Namun, kalain juga harus tahu bahwa faktor uang bukanlah segalanya! Jangan sampai karena faktor uang, lalu kalian menutup diri dari minat dan panggilan jiwa kalian terhadap jurusan studi tersebut. Kalian bisa mencari kemungkinan beasiswa dari jurusan yang akan kalian pilih tersebut. Uang dan ilmu, tetaplah lebih penting ilmu!
4. Komitmen
Ini juga sebaiknya kalian masukkan dalam aspek pertimbangan kalian dalam memilih jurusan studi kuliah kalian. Pertanyaan yang harus kalian jawab adalah seberapa jauhkah kalian berkomitmen untuk jurusan studi kuliah tersebut> Apa kalian yakin mau mengorbankan waktu kuliah kalian demi mempelajari ilmu tersebut? Apa kalian cukup sabar dalam menyelesaikan jurusan studi kuliah yang kalian pilih hingga memperoleh sarjana? Pastikanlah kalian akan selalu berkomitmen sebelum menentukkan jurusan.
5. Nilai-Nilai Yang Kalian Anut
Maksud dari nilai - nilai yang kalian adalah nilai - nilai yang berhubungan dengan sosial, kemanusiaan, dan religius. Mungkin istilahnya dalah panggilan jiwa. Mungkin saja kalian memiliki panggilan hidup untuk menolong anak - anak yang tergolong tidak mampu dan putus sekolah, maka tidak ada salahnya kalian mengambil jurusan untuk menjadi seorang guru. Jika kalian memimpikan peningkatan kualitas hutan di Indonesia, kalian bisa mengambil jurusan ilmu kehutanan. Atau mungkin kalian memiliki panggilan hidup untuk menolong sesama dalam rangka menolong nyawa orang sakit di daerah tidak mampu, kalian bisa mengambil jurusan kedokteran.
6. Waktu dan Aspek-Aspek Praktikal Lainnya
Setiap jurusan tentu saja memiliki rentang waktu yang berbeda - beda untuk menyelesaikan suatu studi. Misalnya saja jika kalian ingin menjadi seorang dokter, kalian diharuskan kuliah dan praktek setidaknya 5 tahun sebelum kalian dapat bekerja sebagai dokter sungguhan. Nah, faktor waktu ini dipertimbangkan juga dengan faktor usia kalia dan tentu saja dengan target - target kalian di masa depan nanti. Contohnya saja kapan kalian akan menikah. ataukah bekerja, hidup mapan, serta berbagai hal lainnya
7. Masukan Dari Orang Lain
Kalian bisa meminta pendapat dan masukkan dari orang lain mengenai jurusan studi kuliah yang nantinya akan kalian ambil. Mereka akan memberikan masukkan mengenai baik dan buruknya bidang studi kuliah tersebut. Mungkin saja orang yang kalian minta pendapatnya tersebut dapat melihat lebih jeli mengenai kelebihan - kelebihan yang kalian miliki dibandingkan dengan diri kalian sendiri. Cobalah untuk menyelaraskan pendapat tersebut dengan minat dan tujuan kalian.
8. Pertimbangan-Pertimbangan Spiritual dan Agama
Nilai spiritual dan agama tentu saja merupakan unsur dan faktor yang penting di dalam masyarakat di Indonesia. lalu apa hubungannya dengan memilih jurusan kuliah yang tepat? Begini, dalam kasus tertentu bisa saja jurusan yang hendak kalian ambil dengan kualitas yang terbaik berada di Universitas yang dinaungi oleh lembaga keagamaan yang berbeda dengan kepercayaam kalian. Ini bisa saja menimbulkan konflik batin dalam diri kalian. Dalam kasus tertentu bisa saja berakibat pada hubungan sosial masyarakat! Walaupun memang kemungkinannya kecil karena Indonesia memiliki toleransi beragama yang cukup.
9. Situasi Global Internasional, Nasional, dan Lokal
Kalian harus menyadari dimana masa kalian hidup saat ini. Bidang apakah yang sekiranya dibutuhkan saat zaman ini? Apa jurusan yang sekiranya akan menjanjikan prospek hidup nyaman? Pertimbangkan juga kalian ini hidup di negara mana? Kota mana? Contoh di negara Indonesia biasanya para pekerja IT kurang dihargai dan dituntut serba bisa! Sebaiknya kalian cari di forum - forum pengalamn - pengalaman orang - orang yang bekerja pada bidang yang kalian inginkan. Pandai - pandai memprediksi sekiranya jurusan apa yang nantinya akan dibutuhkan dan memberikan kontribusi vital.
10. Persiapkan Alternatif
Jika karena beberapa hal dan pertimbangan, akan mengakibatkan kalian tidak memasuki jurusan kuliah di Universitas tertentu. Kalian sebaiknya mempersiapkan alternatf atau rencana cadangan. Mungkinkah kalian mengambil jurusan lain? Atau menunda kuliah tahun ini dan mencobanya di tahun berikutnya? Dengan adanya rencana alternatif maka kalian akan lebih percaya diri dan siap secara mental dalam membuka peluang yang pada awalnya tidak kalian sadari.
11.Pertimbangkan masa depan
Tujuan kuliah sebanarnya adalah untuk mewujudkan mimpi masa depan. Jurusan pilihan kamu harus sesuai dengan impian kamu. Jika kamu ingin menjadi guru, maka pilihlah jurusan tentang keguruan, jangan memilih jurusan kesehatan. Memilih jurusan yang peluang kedepannya bagus adalah pilihan yang tepat. sebab ada beberapa jurusan yang tidak memiliki prospek kedepan yang baik.
Sabtu, 17 Januari 2015
Motivasi Hidup
Terkadang, hidup ini kita rasakan sebagai suatu keadaan sulit yang perlahan seakan mencekik kita.
Manusiawi memang...
tapi hidup merupakan sebuah anugerah dari sang pemberi Rahmat, ALLAH SWT...
kita wajib mensyukurinya...dalam Q.S Ar-Rahman, sebanyak 31 kali
ALLAH berfirman :
Maka nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan?
maka, mulailah kita bersyukur...
jangan mudah menyerah..
hidup ini memang sulit, namun akan lebih sulit jika kita gunakan hanya untuk berkeluh kesah
tanpa melakukan hal yang berarti...
untuk menambah motivasi bersyukur kita, agar hidup kita menjadi lebih bersemangat lagi,
kali ini, ana akan memposting kata-kata motivasi..
semoga bermanfaat :)
“Satu-satunya cara melakukan sebuah pekerjaan yang luar biasa adalah dengan mencintai apa yang saat ini tengah Anda kerjakan.” - Steve Jobs
“Alasan kenapa rasa kekhawatiran lebih banyak membunuh orang dibandingkan pekerjaan adalah karena lebih banyak orang yang khawatir daripada yang bekerja.” - Robert Frost
“Jika ujung panahnya runcing, dan anak panahnya melaju cepat, ia akan dapat menembus debu betapapun tebalnya.” - Bob Dylan
“Solusi sederhana atas kekecewaan adalah: Bangun dan bergeraklah.” - Peter McWilliams
“Langkah pertama agar dapat maju ke suatu tempat adalah dengan memutuskan bahwa Anda tidak akan terus berada di tempat Anda berada saat ini.” - Anonim
“Aksi tindakan yang terkecil sekalipun jauh lebih baik daripada hanya sekedar keinginan yang terbesar.” - John Burroughs
“Kunci untuk mewujudkan mimpi adalah berfokus dengan tidak hanya pada kesuksesan tapi juga maknanya. Maka kemudian, bahkan langkah-langkah kecil dan kemenangan kecil di sepanjang jalan yang Anda jalani akan bermakna besar.” - Oprah Winfrey
“Ide-ide jutaan sepeser selusin nilainya. Tekad untuk melihat ide tersebut terwujudkan, itulah yang tak ternilai harganya.” - Anonim
“Ada perbedaan yang besar antara orang yang bersemangat yang ingin membaca buku dan orang yang lelah yang menginginkan sebuah buku untuk dibaca.” - G. K. Chesterton
“Memangnya apa yang akan Anda coba untuk kerjakan ketika Anda tahu bahwa Anda tidak akan gagal?” - Dr. Robert Schuller
“Segala keterpurukan yang aku alami dalam hidupku, segala kesulitan dan rintanganku, telah memperkuatku. Anda mungkin tidak menyadarinya ketika hal tersebut terjadi, akan tetapi tendangan pada gigi bisa jadi merupakan hal terbaik di dunia untuk Anda.” - Walt Disney
“Sudut pandang cara kita melihat dunia, menciptakan dunia yang kita lihat.” - Barry Neil Kaufman
“Dalam diri kita terdapat kekuatan, tapi rahasia kesuksesan adalah dengan menggunakan kekuatan dan bakat kita dan bersiap-siap menyambut ketika kesempatan datang.” - Walter Matthews
“Kita harus mencari kesempatan dalam setiap kesulitan bukannya dilumpuhkan karena memikirkan kesulitan dalam setiap kesempatan.” - Walter E. Cole
“Ada potensi mengagumkan dalam diri setiap insan manusia. Percayalah pada kekuatan dan masa muda Anda. Belajarlah untuk tanpa henti berulang-ulang mengatakan kepada diri sendiri, 'Itu semua tergantung padaku.'” - Andre Gide
“Tidak ada yang bisa menghentikan orang dengan sikap mental yang tepat untuk mencapai impiannya, tidak ada di bumi ini yang dapat membantu orang dengan sikap mental yang keliru.” - Thomas Jefferson
“Tidak adanya tindakan melahirkan keraguan dan ketakutan. Tindakan melahirkan keyakinan dan keberanian. Jika Anda ingin menaklukkan ketakutan, jangan duduk di rumah dan memikirkan hal tersebut. Pergilah keluar dan sibukkan diri Anda.” - Dale Carnegie
“Dalam hidup, tidak ada seorangpun yang mendapatkan tepat apa yang mereka sangka akan dapatkan. Tapi ketika Anda bekerja dengan keras dan bersikap baik, berbagai hal yang mengagumkan akan terjadi.” - Conan O'Brien
“Hidup adalah satu jalan besar dengan adanya banyak pertanda. Jadi, ketika Anda menjalani rutinitas, jangan mempersulit pikiran Anda. Larilah terlepas dari kebencian, kejahatan dan kecemburuan. Jangan mengubur pikiran Anda, jadikan visi Anda menjadi kenyataan. Bangun dan Hiduplah!” - Bob Marley
“Penderitaan terburuk dalam hidup bukanlah dengan kalah, kehilangan sesuatu maupun kemalangan yang menimpa... melainkan rasa takut akan sesuatu yang kemudian ketakutan tersebut tak pernah terlepas dari diri Anda.” - Anonim
“Satu-satunya cara melakukan sebuah pekerjaan yang luar biasa adalah dengan mencintai apa yang saat ini tengah Anda kerjakan.” - Steve Jobs
“Alasan kenapa rasa kekhawatiran lebih banyak membunuh orang dibandingkan pekerjaan adalah karena lebih banyak orang yang khawatir daripada yang bekerja.” - Robert Frost
“Jika ujung panahnya runcing, dan anak panahnya melaju cepat, ia akan dapat menembus debu betapapun tebalnya.” - Bob Dylan
“Solusi sederhana atas kekecewaan adalah: Bangun dan bergeraklah.” - Peter McWilliams
“Langkah pertama agar dapat maju ke suatu tempat adalah dengan memutuskan bahwa Anda tidak akan terus berada di tempat Anda berada saat ini.” - Anonim
- See more at: http://www.termotivasi.com/2014/02/25-kata-kata-motivasi-hidup.html#sthash.b733 LLGO.dpuf
Kamis, 15 Januari 2015
Cara Meningkatkan Inovasi di belajar Sekolah
Untuk
menghadapi dinamika perubahan dan kompetisi yang sangat tajam dan ketat
dan demi keberlangsungan hidup suatu organisasi, maka setiap orang
dalam organisasi dituntut untuk dapat bersikap, berfikir dan bertindak
secara inovatif. Dalam hal ini, Paul Sloane dalam sebuah tulisannya
mengetengahkan 10 Cara Meningkatkan Inovasi, yang
sangat mungkin untuk diiadopasi dan diadaptasi dalam konteks
pengembangan inovasi di sekolah. Kesepuluh cara meningkatkatkan inovasi
tersebut adalah:
1. Memiliki visi untuk berubah
Jangan berharap suatu tim akan
menjadi inovatif apabila mereka tidak mengetahui tujuan yang hendak
dicapai ke depan. Inovasi harus memiliki tujuan dan seorang pemimpin
harus mampu menyatakan dan mendefinisikan tujuan secara jelas sehingga
setiap orang dapat memahami dan mengingatnya. Para pemimpin besar banyak
meluangkan waktu untuk menggambarkan dan menjelaskan visi, tujuan dan
tantangan masa depan kepada setiap orang . Mereka berusaha meyakinkan
setiap orang akan peran pentingnya dalam upaya mencapai visi dan tujuan,
serta dalam menghadapi berbagai tantangan. Mereka mengilhami kepada
setiap orang untuk menjadi enterpreneur yang bersemangat dan menemukan
cara-cara yang inovatif untuk memperoleh kesuksesan.
2. Memerangi ketakutan akan perubahan
Para pemimpin inovatif senantiasa
mengobarkan semangat pentingnya perubahan. Mereka berusaha menggantikan
kepuasan atas kemapanan yang ada dengan kehausan akan ambisi. Mereka
akan berkata, ” Saat ini kita memang sedang melakukan hal yang baik,
tetapi kita tidak boleh berhenti dan berpuas diri dengan kemenangan yang
ada, kita harus melakukan hal-hal yang lebih baik lagi”. Mereka
menyampaikan pula bahwa saat ini kita sedang melakukan suatu spekulasi
baru yang penuh resiko, dan jika kita tidak bergerak maka akan jauh
lebih berbahaya. Mereka memberikan gambaran menarik tentang segala
sesuatu yang hendak diraih pada masa mendatang. Oleh karena itu,
satu-satunya cara menuju ke arah sana yaitu dengan berusaha memeluk
perubahan.
3. Berfikir Seperti Pemodal yang Berani Mengambil Resiko
Seorang pemodal yang berani
mengambil resiko akan menggunakan pendekatan portofolio, berusaha
mencari keseimbangan antara kegagalan dengan kesuksesan. Mereka senang
mempertimbangkan berbagai usulan atau gagasan tetapi tetap merasa nyaman
dengan berbagai pemikiran yang menggambarkan tentang
kegagalan-kegagalan yang mungkin akan diterima.
4. Memiliki Suatu Rencana Usulan yang Dinamis
Anda harus memfokus pada rencana
usulan yang benar-benar hebat, setiap rencana mudah dilaksanakan, sumber
tersedia dengan baik, responsif dan terbuka untuk semuanya. Berikan
penghargaan dan respons yang wajar kepada karyawan serta para senior
harus memliki komitmen agar karyawan tetap dapat menjaga kesegarannya
dalam melaksanakan setiap pekerjaan.
5. Mematahkan Aturan
Untuk mencapai inovasi yang
radikal, Anda harus memiliki keberanian manantang berbagai asumsi aturan
yang ada di sekitar lingkungan. Bisnis bukan seperti permainan olah
raga yang selalu terikat dengan aturan dan keputusan wasit, tetapi
bisnis tak ubahnya seperti seni, yang di dalamnya memiliki banyak
kesempatan untuk berfikir secara lateral, sehingga mampu menciptakan
cara-cara baru tentang aneka benda dan jasa yang diinginkan para
pelanggan.
6. Beri Setiap Orang Dua Pekerjaan
Berikan setiap orang dua
pekerjaan pokok. Mintalah kepada mereka untuk melaksanakan pekerjaan
sehari-hari mereka secara efektif dan pada saat yang bersamaan kepada
mereka diminta pula untuk menemukan cara-cara baru dalam melaksanakan
pekerjaannya. Doronglah mereka untuk bertanya pada diri sendiri tentang
apa sebenarnya tujuan esensial dari peran saya? Hasil dan nilai riil apa
yang bisa saya berikan kepada klien saya, baik internal maupun
eksternal? Apakah ada cara yang lebih baik untuk memberikan dan mencapai
nilai atau tujuan tersebut? Dan jawabannya selalu mengatakan “YA”.
Tetapi, kebanyakan orang tidak pernah atau jarang menanyakan hal-hal
seperti itu.
7. Kolaborasi
Beberapa eksekutif perusahaan
memandang kolaborasi sebagai kunci sukses dalam inovasi. Mereka
menyadari bahwa tidak semua dapat dilakukan hanya dengan mengandalkan
pada sumber-sumber internal. Oleh karena itu, mereka melihat dunia luar
dan mengajak organisasi lain sebagai mitra, sehingga bisa saling
bertukar pengalaman dan keterampilan dalam team.
8. Menerima kegagalan
Pemimpin inovatif mendorong
terbentuknya budaya eksperimen. Setiap orang harus dibelajarkan bahwa
setiap kegagalan merupakan langkah awal dari perjalanan jauh menunju
kesuksesan. Untuk menjadi orang benar-benar cerdas dan tangkas, setiap
orang harus diberi kebebasan berinovasi, bereksperimen dan memperoleh
kesuksesan dalam melakukan pekerjaannya, termasuk didalamnya mereka juga
harus diberi kebebasan akan kemungkinan terjadinya kegagalan.
9. Membangun prototipe
Anda harus berani mencobakan
suatu ide baru yang biaya dan resikonya relatif rendah ke dalam pasar
(dunia nyata), kemudian lihat apa reaksi dari pelanggan dan orang-orang.
Di sana sesungguhnya Anda akan lebih banyak belajar tentang dunia
nyata, dibandingkan jika Anda hanya melakukan uji coba dalam
laboratorium atau terfokus pada sekelompok orang saja.
10. Bersemangat
Anda harus fokus terhadap segala
sesuatu yang ingin dirubah. Siap dan senantiasa bergairah dan
bersemangat dalam menghadapi dan menanggulangi berbagai tantangan.
Energi dan semangat yang Anda miliki akan menular dan mengilhami setiap
orang. Tak ada gunanya jika Anda mengisi bus dengan penumpang yang
selalu merasa asyik dengan dirinya sendiri. Anda membutuhkan dan
menghendaki orang-orang dan para pendukung Anda dengan semangat yang
berkobar-kobar. Anda mengharapkan setiap orang dapat meyakini bahwa
upaya mencapai tujuan merupakan sesuatu yang amat penting dan
bermanfaat.
Jika Anda menghendaki setiap
orang dapat terinspirasi untuk menjadi inovatif, merubah cara-cara yang
biasa mereka lakukan, dan untuk mencapai hasil yang luar biasa, maka
Anda mutlak harus memiliki semangat yang menyala-nyala tentang apa yang
Anda yakini dan Anda harus dapat mengkomunikasikannya setiap saat ketika
Anda berbicara dengan orang.
27 PRESTASI INDONESIA DI MATA DUNIA YANG MUNGKIN TIDAK DI KETAHUI
1. Indonesia menang di Kompetisi SoftwareDunia yang diikuti oleh Intitut Teknologi Bandung di Kairo, Mesir. Kemenangan diraih tim yang membawa aplikasi bernama MOSES .
2. Kontingen Indonesia tampil sebagai juara umum ASEAN Primary School Sport Olympiad (APSSO) II tahun 2008 dengan meraih total perolehan medali sebanyak 32 medali dengan rincian adalah 12 medali emas, 9 perak dan 11 perunggu dari lima cabang olahraga yang dipertandingkan.
3. Indonesia menjadi juara umum pada International Conference of Young Scientists (ICYS) ke-16 yang berlangsung di Pszczyna, Polandia, 24-28 April 2009
4. Indonesia berada di tingkat pertama dalam urutan negara dengan warganya
paling mudah tersenyum di dunia dibandingkan dengan negara lain.
5. Tim Robot Indonesia dari Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung berhasil meraih juara I dan memperoleh medali emas dalam ‘International RobotGames’ yang diselenggarakan di San Francisco, AS
7. Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI) 2009 yang terdiri dari Angelina Veni Johanna (SMA 1 BPK Penabur, Jakarta), Reinardus Surya Pradhitya (SMA Kanisius, Jakarta), Risan (SMAN 1 Tangerang), dan Christanto Handojo (SMA Kanisius, Jakarta), berhasil memenangkan dua medali perak dan satu medali perunggu dari ajang International Olympiad in Informatics (IOI) 2009 di Plovdiv, Bulgaria.
8. Indonesia yang diwakili oleh Universitas Indonesia (UI) berhasil meraih jura pertama pada Scientific Research Competition yang diselenggarakan oleh Asian Pasific Dental Student Association (APDSA).
9. Pelajar Indonesia meraih prestasi gemilangl dengan menjuarai Global Enterprise Challenge (GEC) 2009. Tim Indonesia berhasil mengalahkan juara dunia tahun lalu, Selandia Baru, juara tahun 2007, Amerika Serikat, dan negara peserta dari lima benua, antara lain: Jerman, Australia, Selandia Baru, Skotlandia, Jepang, Afrika Selatan, Korea, dan Singapura.
10. Angelina Venni Johanna, siswi SMAK 1 BPK Penabur Jakarta dan Reinardus Surya Pradhitya, dari SMA Kolese Kanisius Jakarta berhasil meraih medali perak pada the “21st International Olympic in Informatics (IOI)” yang diadakan di kota Plovdiv, Bulgaria, dari 8 hingga 14 Agustus.
11. Indonesia berhasil menyabet satu medali emas, dalam International Biology Olympiad (Olimpiade Biologi Internasional/IBO) ke-20, nyang digelar 12-18 Juli 2009 di Tsukuba, Jepang.
12.“Jamila dan Sang Presiden” menyabet dua kategori kompetisi yakni “Prix de Public” dan “Prix Jury Lyceen” pada festival yang berlangsung di Kota Vesoul, Perancis.
13. Profesor Dr. Ken Kawan Soetanto. Pria kelahiran Surabaya ini berhasil menggondol gelar profesor dan empat doktor dari sejumlah universitas di Jepang. Lebih hebatnya, puncak penghargaan akademis itu dicapainya pada usia 37 tahun.
14. Kongtingen Indonesia menjadi juara umum dengan meraih enam enam emas, empat perak, dan dua medali perunggu dalam International Junior Science Olympiade (IJSO) II di Yogyakarta, 4-12 Desember 2005. Peringkat ke dua ditempati Cina dengan lima emas dan satu perak.
15. Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) mengharumkan nama Indonesia dengan menjadi juara pertama lomba peradilan semu “The 7th Red Cross International
Humanitarian Law”(the winning team) untuk kawasan Asia-Pasifikyang berlangsung pada 6 hingga 7 Maret2009 di Hongkong
16. Qori Indonesia, Mu`min Mubarok, meraih juara pertama untuk kategori pria dalam Musabaqoh Tilawatil Qur`an (MTQ) Internasional ke-50 di Taman Peradaban Islam, Malaysia
17. Tim Kalingga dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta membawa pulang Throphy pemenang pertama dengan nilai tertinggi dalam kompetisi Simulasi Bisnis “Trust By Danone” di Paris, 2 April 2009.
18. Pelajar Indonesia Eda Islamay
Qomaruddin (9), keluar sebagai juara pertama International Art Competition for kChildren’s Painting “Mission Rescuer 2008″; yang digelar Kementerian Urusan Situasi Darurat Bulgaria bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan IPTEK serta Kementerian Kebudayaan Bulgaria.
19. Indonesia yang diwakili I Pad meraih posisi juara pertama dan berhak meraih medali emas untuk kategori Robot Soccer
pada World Robot Olympiad (WRO) yang berlangsung di SMX Convention Center Hall, Manila, Filipina pada 6 November 2010.
20. Irwan Ferdiansyah, mahasiswa Program Studi Teknik Nuklir Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan tulisan Transient Coupled Neutronic-Thermal hydraulic Model Analysis of Advanced Pressurized Water Reactor (PWR) meraih Golden Award dalam kompetisi penulisan karya ilmiah, Tokyo Tech Indonesian Commitment Award (TICA) pada 11 November 2010.
21. Paduan suara dari Universitas Negeri Manado (UNM) meraih juara pertama dalam kategori “Mixed Choir Adults” dalam 6th International Warsaw Choir Festival “Varsovia Cantat” yang berlangsung di Warsawa, Polandia pada 13-14 November 2010.
22. Tim Olimpiade Matematika Indonesia berhasil membawa pulang satu medali perak,empat perunggu dan satu honorable mention dari ajang International Mathematics Olympiad (IMO) ke-51 di Astana,Kazakhstan,yang berlangsung pada 2– 14 Juli 2010 ini diikuti oleh 96 negara Yg terdiri dari 517 peserta. Satu medali perak berhasil di raih Ahmad Zaky, 8 Jakarta.Sedangkan empat medali perunggu
diraih oleh Johan Gunardi ,Stefanus, Raja Oktovin, dan Tobi Moektijono. dan Ronald Widjojo harus puas dengan raihan honorable mention.
23. Di Ajang Olimpiade Fisika Internasional/ International Physics Olympiad(Ipho)[/B 2010] yg di adakan di Zagreb,Kroatia,akhir Juli lalu,Lima siswa SMA Indonesia meraih prestasi membanggakan dengan berhasil meraih [B]empat medali emas dan satu perak. Medali Emas diraih Sohibul Maromi, Christian George Emor, Kevin Soedyatmiko, dan David Giovanni .Sementara Perak di raih Ahmad Ataka Awwalur Rizqi
24. Di ajang Olimpiade Kimia Internasional atau International Chemistry Olympiad (IChO) ke-42 Yg diselenggarakan di Tokyo,Jepang pada 15-27 Juli 2010, Tim Olimpiade Kimia Indonesia kembali menorehkan prestasi dengan meraih 1 medali emas,1 perak,dan 2 perunggu.Medali emas untuk Indonesia diraih atas nama Manoel Manuputty, medali perak oleh Alimun Nashira, serta perunggu oleh Stephen Haniel ,dan Agung Hartoko .Perolehan ini merupakan rekor terbaik selama Indonesia mengikuti ajang IChO selama 14 tahun.Sementara itu,tuan rumah Jepang memperoleh 2 emas dan 2 perak dan China menjadi pemenang absolut dengan menyabet 4 medali emas.
25. Para pelajar Indonesia berhasil meraih dua medali emas dan dua medali perunggu pada Olimpiade Biologi Internasional ke-21 di Changwon,Korea Selatan,12-17 Juli 2010.Dua medali emas masing-masing dipersembahkan oleh Irfan Haris, dan Harun Reza Sugito. Sementara medali perunggu masing-masing dipersembahkan oleh Danang Crysnanto dan Thoriq Salafi.
26. Indonesia berhasil menjadi juara umum pada Lomba Penelitian Ilmiah Remaja Tingkat Dunia Ke-17 atau 17th International Conference of Young Scientists (ICYS) pada 12-17 April 2010 di Denpasar, Bali. Tim Indonesia yang berkompetisi di semua bidang lomba, yakni Ilmu Fisika, Matematika, Komputer, dan Ekologi meraih tujuh medali emas, satu medali perak, dan tiga medali perunggu.
27. Tim Olimpiade Indonesia meraih tempat ketiga dalam perolehan medali emas terbanyak di ajang Olimpiade Internasional Kebumian (International Earth Science Olympiad) ke-4 di Yogyakarta, 19-28 September 2010
Pelajar Indonesia juara karya ilmiah tingkat internasional
Pelajar Indonesia juara karya ilmiah tingkat internasional
Para pelajar Indonesia yang meraih prestasi dalam ajang lomba presentasi karya ilmiah tingkat Internasional, yakni International Conference for Young Scientist (ICYS) yang ke-21 di Serbia (Dok Sindonews/Deny Irawan)
Dalam ICYS tersebut, Indonesia bersaing dengan 15 negara yang menghadirkan tim nasional masing-masing. Namun Indonesia berhasil membuktikan track record untuk meraih medali emas setiap tahun sejak 2009.
Dari lomba tersebut, Indonesia meraih dua medali emas bidang Matematika dan Poster Ilmiah Ekologi terbaik yang disabet oleh Harman Dewantoro dari SMA Cita Hati Surabaya dan Locelyne Livia Kusuma dari SMA Santa Laurensia Tangerang, dua medali perak bidang Ilmu Alam dan Ekologi yang didapat Josiah Christoper dari SMA Cita Hati Surabaya dan Jeff Bastian Wongso Wijaya dari SMA Kristen Petra 1 Surabaya.
Lalu dua medali perunggu bidang Matematika dan Ekologi yang didapat Wilbert Osmond dari SMP Chandra Kusuma Medan dan Ni Luh Putu Lilis Sinta Setiawati dari SMAN Bali Mandara Singaraja. Ada juga penghargaan khusus bidang Ilmu Komputer oleh Gracesilia dari SMP Kristen Petra 3 Surabaya.
Kasubdit Kelembagaan Direktorat Pembinaan SMA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendigbud) RI Suharlan mengatakan, medali yang diperoleh para pelajar tersebut merupakan suatu prestasi yang membanggakan sehingga Indonesia bisa diperhitungkan oleh negara lain.
"Ini membuktikan bahwa Indonesia tidak sejelek yang dikenal dunia luar. Selama ini kita cuma dikenal TKI dan TKW-nya. Tapi dengan prestasi dalam event pendidikan ini kita cukup diperhitungkan tingkat internasional bidang penelitian dan sains," katanya ketika menyambut para pelajar berprestasi itu di Terminal 2D Bandara soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (24/4/2014).
Menurutnya, selama ini Kemendikbud terus berupaya mengembangkan talenta anak-anak muda di bidang sains dan penelitian dengan kurikulum 2012. Para pelajar berprestasi ini juga akan mendapat reward berupa beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
"Anak-anak yang suka sains dan penelitian kita fasilitasi agar mereka tumbuh dan berkembang. Kita juga akan berupaya agar mereka bisa mendapat beasiswa unggulan, kita prioritaskan untuk anak-anak yang berperstasi di tingkat internasional," ujarnya.
Locelyne Livia Kusuma (16), dari SMA Santa Laurensia Tangerang mengaku tidak menyangka bisa mendapat medai emas dari hasil penelitiannya ekstrak batang pepaya yang dijadikan sabun untuk membasmi jamur di kentang. Dia sempat pesimis melawan negara saingannya karena memiliki alat yanglebih modern dan canggih dari pada Indonesia.
"Saya sempat minder lawan Belanda. Tapi tidak disangka, saya menang. Ternyata yang dinilai bukan soal kecanggihannya, tapi soal metologi yang simpel. Ini semua berkat dukungan pembina dan orang tua saya," ujarnya.
Dia menjelaskan, riset sabun ekstrak batang pepaya tersebut sudah dia teliti sejak satu tahun lalu. Menurutnya jamur pada kentang dapat membuat kualitasnya menurun sehingga harus dibasmi.
"Kalau kentang sehabis panen didiamkan, maka akan tumbuh jamur. Jadi sabun tersebut bisa digunakan untuk mencuci kentang saat pasca panen. Selain itu, batang pepaya bisa jadi inovasi dari pada dibuang," katanya.
Pentingnya Memahami Karakter Peserta Didik
Tahun Pelajaran 2014-2015 ini, kurukulum 2013 (K 13) diterapkan secara menyeluruh untuk seluruh jenjang pendidikan (SD-SMA) di seluruh Indonesia. Kita berharap perubahan kurikulum tahun ini betul-betul memberi perubahan yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Kurikulum ini hendaknya dapat membantu guru dalam menunaikan tugas dan kewajiban melahirkan anak didik yang berkarakter. Mengingat semakin banyaknya problema asusila yang menghampiri kehidupan peserta didik karena perkembangan zaman yang menggoda. Maka tentu harus ada terobosan nyata dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Perubahan kurikulum sejatinya dapat menjadi salah satu solusi dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
Kurikulum 2014 tidak hanya menilai kemampuan kognitif (intelektual) semata tetapi juga menilai aspek efektif (sikap) dan psikomotor (ketrampilan atau pengamalan) peserta didik. Hal ini terlihat jelas dalam model penilaian, yang tidak lagi bersifat kuantitatiff (nilai dalam bentuk angka) tetapi bersifat kualitatif (nilai berupa huruf dengan jabaran sikap prilakunya). Untuk melaksanakan makna penilaian yang terkandung dalam kurikulum ini maka tentunya guru harus mengenal dan memahami karakter anak didik dengan baik dan benar.
Mengenal peserta didik merupakan keharusan bagi seorang guru dalam melaksanakan tugas kependidikan. Dengan mengenal anak didik dengan baik akan membantu guru mengantarkan peserta didik dalam meraih cita-citanya.. Setelah guru, mengenal pribadi dan keluarganya, maka selanjutnya guru harus mampu memahami karakter peserta didik. Memahami karakter anak didik tidaklah mudah, semudah mengenal biodata peserta didik. Memahami karakter peserta didik butuh kesungguhan dan keterlibatan hati dan pikiran guru sehingga dia dapat memahami karakternya dengan baik dan benar.
Karakter peserta didik adalah watak, kejiwaan dan sifat-sifat khas yang dibawa anak semenjak lahir, sebagai identitas diri yang membedakan dirinya dengan orang lain. Masing-masing anak didik memiliki karakter yang berbeda, bahkan peserta didik yang kembar sekalipun akan berbeda karakternya. Karakter seseorang peserta didik akan terlihat dari cara dia bertutur kata, bersikap dan berprilaku. Semua aktivitas yang tampak secara kasat mata merupakan perwujudan dari watak, jiwa dan sifat anak didik.
Cara-cara Memahami Karakter Anak Didik :
Dalam mengenal dan memahami peserta didik, guru hendaknya dibekali dengan Ilmu Psikologi Pendidikan, Ilmu Psikologi Anak dan Ilmu Psikologi Perkembangan. Dalam ketiga Ilmu tersebut terdapat konsep-konsep dasar tentang perkembangan kejiwaan peserta didik yang sangat membantu guru dalam mendampingi mereka. Disiplin ilmu ini sudah mulai dilupakan atau kurang diperhatikan guru sehingga kesulitan demi kesulitan dialami guru ketika berhadapan dengan peserta didik. Banyak masalah yang dihadapai peserta didik yang tidak terlalu berat tetapi karena kurang tepatnya pendekatan dan terapi yang digunakan guru dalam menyelesaikan masalah itu. Hal ini tidak menghasilkan penyelesaian secara tuntas dan masalah itu tetap menyelimuti peserta didik yang memberatkan langkahnya dalam meraih cita-cita.
Untuk itu seorang guru juga harus berperan sebagai Psikolog, yang dapat mendidik dan membimbing peserta didiknya dengan benar, memotivasi dan memberi sugesti yang tepat, serta memberikan solusi yang tuntas dalam menyelesaikan masalah anak didik dengan memperhatikan karakter dan kejiwaan peserta didiknya. Guru juga hendaknya mampu berperan sebagai seorang dokter yang memberikan terapi dan obat pada pasiennya sesuai dengan diagnosanya. Salah diagnosa maka salah juga terapi dan obat yang diberikan sehingga penyakitnya bukannya sembuh tetapi sebaliknya semakin parah.
Demikian juga guru dalam menyelesaikan masalah anak, harus mengetahui akar masalah sehingga dapat menentukan terapi dan solusi yang tepat dalam menyelesaikan masalah tersebut. Disamping itu guru juga dapat berperan sebagai seorang ulama yang dapat membimbing dan menuntun batin atau kejiwaan peserta didik, memberikan pencerahan yang menyejukkan dan menyelesaikan masalahnya dengan pendekatan agama yang hasilnya akan lebih baik.
Mengenal dan mememahami peserta didik dapat dilakukan dengan cara memperhatikan dan menganalisa tutur kata (cara bicara ), sikap dan prilaku atau perbuatan anak didik, karena dari tiga apek di atas setiap orang (anak didik ) mengekspresikan apa yang ada dalam dirinya (karakter atau jiwa ). Untuk itu seorang guru harus secara seksama dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didik dalam setiap aktivitas pendidikan.
Manfaat memahami karakter anak didik
Mengenal dan memahami karakter peserta didik, memberikan manfaat yang banyak baik bagi peserta didik sendiri maupun bagi guru yang berperan mendampingi mereka. Bagi peserta didik, mereka akan mendapat pelayanan prima, perlakuan yang adil, tidak ada diskriminasi, merasakan bimbingan yang maksimal dan menyelesaikan masalah anak didik dengan memperhatikan karakternya.
Bagi guru, manfaat mengenal dan memahami karakter peserta didik adalah guru akan dapat memetakan kondisi peserta didik sesuai dengan karakternya masing-masing.Guru dapat memberikan pelayanan prima dan memberi tugas sesuai dengan kebutuhan dan kesanggupan peserta didiknya. Dengan demikian guru dapat mengembangkan potensi yang dimiliki mereka berupa minat, bakat dan kegemarannya dan berusaha menekan potensi negatif yang mungkin muncul dari karakter anak didik yang tidak baik yang dimilikinya.
Begitu pentingnya mengenal dan memahami karakter peserta didik maka seorang guru harus meluangkan waktunya bersama peserta didik dan memberikan perhatian yang maksimal pada peserta didik dalam membimbing mereka pada tercapainya tujuan pendidikan.Sesungguhnya keberadaan dan kesunguhan guru dalam melaksanakan tugas akan memberikan energi positif bagi peserta didiknya dalam mewujudkan harapan indah meraih cita-cita yang luar biasa. Semoga.
Langganan:
Postingan (Atom)
